Sabtu, 10 November 2012

motivasiku


Educating our children is not just about imposing a body of knowledge on them. Rather, it involves preparing children from the early years for the world in which they will come of age. It means instilling a love for lifelong learning, creativity, self-expression and an appreciation for diversity.
Mendidik anak-anak kita bukan berarti mengajarkan kepada mereka sekumpulan ilmu pengetahuan semata.
Lebih penting lagi, mendidik berarti mengajarkan kepada anak-anak kita sejak usia dini, kemampuan untuk siap dan mampu menghadapi tantangan dunia masa depan yang akan menjadi ajang hidup mereka nantinya.
Dan ini berarti menanamkan keingintahuan dan rasa cinta belajar seumur hidup, kreativitas, keberanian mengemukakan pendapat dan berekspresi, serta penghargaan akan segala bentuk perbedaan (antar manusia).
~  H er Majesty Queen Rania Al Abdullah of Jordan  ~

     If kids come to us from strong, healthy functioning families, it makes our job easier.
If they do not come to us from strong, healthy, functioning families, it makes our job more important.
Sebagai seorang guru (pendidik), bila murid-murid kita berasal dari keluarga yang harmonis dan bahagia, maka tugas kita akan semakin mudah.
Tetapi bila murid kita TIDAK berasal dari keluarga yang harmonis dan bahagia, maka tugas kita menjadi semakin PENTING.
(Walau lebih mudah mendidik anak-anak yang "sudah baik", tetapi tugas pendidik yang sejati adalah mendidik mereka yang masih "mencari jalannya" ini.
~  B arbara Colorose   ~

     Teachers affect eternity; no one can tell where their influence stops.
Guru atau pendidik memiliki pengaruh yang luar biasa, tidak ada batasnya. Tidak ada yang bisa mengatakan di mana pengaruh seorang yang mendidik dengan baik (atau tidak baik) ini berhenti.
(Semua yang dilakukan manusia bisa jadi merupakan hasil dari pengaruh atau didikan orang yang mendidiknya dulu, sedikit atau banyak.)
~  H enry Brooks Adams  ~

     Teaching is not a lost art, but the regard for it is a lost tradition.
Mendidik bukanlah sebuah seni atau ketrampilan yang semakin menghilang, masih banyak orang yang mampu melakukannya sampai sekarang. Cuma masalahnya, semakin banyak orang yang kehilangan penghargaan akan peran sangat penting yang satu ini.
~  J acques Barzun  ~

     The man (or woman) who can make hard things easy is the educator.
Orang yang bisa membuat semua hal yang sulit menjadi mudah dipahami, yang rumit menjadi mudah dimengerti, atau atau yang sukar menjadi mudah dilakukan, itulah pendidik yang sejati.
~  R alph Waldo Emerson  ~

     Students don't care how much you know until they know how much you care.
Siswa tidak peduli betapa pintarnya seorang guru, yang mereka pedulikan adalah apakah guru tersebut juga peduli terhadap dirinya.
~  A nonymous  ~

     Children are like wet cement, whatever falls on them makes an impression.
Anak-anak itu mirip adonan semen basah. Apapun yang jatuh ke atasnya, meninggalkan bekas, yang kalau tidak segera dihaluskan kembali, bekas tersebut akan mengeras selamanya.
~  H aim Ginott  ~

     The test of a good teacher is not how many questions he can ask his pupils that they will answer readily, but how many questions he inspires them to ask him which he finds it hard to answer.
Indikasi bahwa seseorang bisa disebut guru (pendidik) yang hebat bukanlah pada kemampuannya mengajarkan murid untuk pintar menjawab semua jenis pertanyaan, tetapi pada kemampuannya menginspirasi murid agar mengajukan pertanyaan yang dia sendirinya kesulitan untuk menjawabnya.
(Dengan kata lain, bila guru mengajar agar murid bisa sama pintarnya dengan dia, itu biasa saja. Guru yang bagus adalah yang bisa mendidik muridnya agar jauh lebih pintar dan lebih kritis daripada dirinya sendiri.)
~  A lice Wellington Rollins (1910-1997)  ~

     Teaching kids to count is fine, but teaching them what counts is best.
Mengajarkan murid agar bisa berhitung itu bagus, tetapi yang terbaik dan paling penting adalah mengajarkan mereka tentang hal-hal yang tidak bisa dihitung nilainya (sesuatu yang sangat berharga dalam hidup ini, seperti prinsip dan kode etik hidup, kebaikan, nilai moral, pengabdian, dsb.).
~  B ob Talbert  ~

     The mediocre teacher tells. The good teacher explains. The superior teacher demonstrates. The great teacher inspires.
Guru yang biasa-biasa saja memberi tahu. Guru yang baik menjelaskan. Guru yang bagus menunjukkan bagaimana caranya. Tetapi guru yang luar biasa menginspirasi murid-muridnya.
~  W illiam A. Ward  ~

     Education is not the filling of a pail, but the lighting of a fire.
Pendidikan bukanlah seperti mengisi ember yang kosong. Kepala murid-murid kita bukanlah seperti ember kosong yang boleh seenaknya kita isi apa saja.  Pendidikan adalah seperti menyalakan api yang telah atau hampir padam.
(Dengan kata lain, ketika kita mendidik seorang anak, kita harus menyadari bahwa si anak sudah membawa "bekal" mereka masing-masing di dalam pikiran mereka. Mereka sudah memiliki pandangan dan latar belakang pengetahuan dari pengalaman hidup mereka sebelumnya, dan ini harus dihargai guru. Tidak boleh sembarangan mengisi kepala si anak.
Pendidikan yang benar adalah yang bisa memanfaatkan "bekal" si anak ini dengan baik sehingga semakin berkembang maksimal, seperti api yang dinyalakan kembali.)
~  W illiam Butler Yeats  ~

     If we teach today's students as we taught yesterday's, we rob them of tomorrow
Jika cara mengajar dan apa yang kita ajarkan kepada murid-murid kita hari ini sama saja dengan yang kemarin, maka kita merampas masa depan anak didik kita tersebut.
Artinya, ilmu pengetahuan dan kemampuan hidup berkembang terus. Jika fakta ini tidak kita pahami dan lalu ajarkan pada murid kita, maka kita tidak mempersiapkan mereka dengan baik untuk menghadapi tantangan masa depan yang jelas berbeda dari masa sekarang.
~  J ohn Dewey  ~

     Teaching is the one profession that creates all other professions.
Menjadi pendidik, (atau guru, baik formal atau non-formal) adalah satu-satunya profesi yang menciptakan segala macam jenis profesi lainnya.
~  U nknown  ~

     It is the supreme art of the teacher to awaken joy in creative expression and knowledge.
Adalah suatu kemampuan luar biasa dalam diri guru bila ia mampu menggugah rasa cinta anak didiknya akan daya cipta kreatif dan ilmu pengetahuan.
~  A lbert Einstein  ~

     A child cannot be taught by anyone who despises him, and a child cannot afford to be fooled.
Seorang anak tidak bisa dididik oleh orang yang membencinya dan dia juga tidak bisa dibohongi.
Dengan kata lain, seseorang yang tidak dengan tulus peduli pada si anak tidak akan mungkin bisa mendidiknya meskipun di luarnya dia pura-pura peduli. Ketulusan mendidik dengan baik datang dari hati.
~  J ames Baldwin  ~

     Education is not to reform students or amuse them or to make them expert technicians. It is to unsettle their minds, widen their horizons, inflame their intellects, teach them to think straight, if possible.
Pendidikan bukanlah untuk mengubah siswa, atau menghibur mereka dengan pelajaran yang menyenangkan. Juga bukan untuk menciptakan teknisi-teknisi yang ahli di bidangnya.
Pendidikan adalah untuk menantang siswa agar selalu berpikir kritis dan ingin tahu. Pendidikan adalah juga untuk membuka wawasan, menumbuhkan rasa cinta belajar, serta mengajar anak didik untuk berpikir dengan benar, sebisa mungkin.
~  R obert M. Hutchins   ~

     If a child can't learn the way we teach, maybe we should teach the way they learn.
Bila seorang anak tidak bisa belajar dari cara kita mengajarkan sesuatu kepadanya, mungkin kitalah yang harus mengubah cara mengajar kita agar sesuai dengan cara belajar mereka.
~  I gnacio 'Nacho' Estrada  ~

     We are what we repeatedly do. Excellence then, is not an act, but a habit.
Yang membentuk kepribadian kita adalah apa yang kita lakukan berulang kali. Karena itu, kesempurnaan tidaklah dicapai dengan sebuah tindakan sekali saja, tetapi oleh serangkaian kebiasaan baik yang kita lakukan berulang kali.
~  A ristotle  ~

     As a general rule, teachers teach more by what they are than by what they say.
Biasanya, guru/para pendidik lainnya, mendidik lebih banyak dengan contoh nyata yang mereka lakukan sendiri dari pada apa yang cuma mereka ceramahkan.
Ini adalah fakta bahwa murid meneladani tindakan nyata bukan kata-kata.
~  U nknown  ~

     Never do anything for a student that he is capable of doing for himself. If you do, you'll make him an educational cripple ... a pedagogical paraplegic.
Jangan pernah lakukan untuk siswa/anak didik Anda apapun yang mereka mampu melakukannya sendiri. Karena kalau ini Anda lakukan, Anda akan menjadikan mereka orang-orang yang "lumpuh" dalam pendidikan.
~  H oward Hendricks  ~

Demikian koleksi kata mutiara inspirasional yang dipersembahkan khusus untuk para pendidik di luar sana, para guru dan semua orang tua, untuk Anda semua.
Ingatlah, dengan mendidik Anda menciptakan perbedaan dalam kehidupan seseorang. Sungguh mulia bila perbedaan yang tercipta berbentuk kesuksesan total dalam hidup mereka.
Teruslah berjuang demi dunia yang lebih baik, demi generasi penerus yang lebih sukses.
Educating our children is not just about imposing a body of knowledge on them. Rather, it involves preparing children from the early years for the world in which they will come of age. It means instilling a love for lifelong learning, creativity, self-expression and an appreciation for diversity.
Mendidik anak-anak kita bukan berarti mengajarkan kepada mereka sekumpulan ilmu pengetahuan semata.
Lebih penting lagi, mendidik berarti mengajarkan kepada anak-anak kita sejak usia dini, kemampuan untuk siap dan mampu menghadapi tantangan dunia masa depan yang akan menjadi ajang hidup mereka nantinya.
Dan ini berarti menanamkan keingintahuan dan rasa cinta belajar seumur hidup, kreativitas, keberanian mengemukakan pendapat dan berekspresi, serta penghargaan akan segala bentuk perbedaan (antar manusia).
~  H er Majesty Queen Rania Al Abdullah of Jordan  ~

     If kids come to us from strong, healthy functioning families, it makes our job easier.
If they do not come to us from strong, healthy, functioning families, it makes our job more important.
Sebagai seorang guru (pendidik), bila murid-murid kita berasal dari keluarga yang harmonis dan bahagia, maka tugas kita akan semakin mudah.
Tetapi bila murid kita TIDAK berasal dari keluarga yang harmonis dan bahagia, maka tugas kita menjadi semakin PENTING.
(Walau lebih mudah mendidik anak-anak yang "sudah baik", tetapi tugas pendidik yang sejati adalah mendidik mereka yang masih "mencari jalannya" ini.
~  B arbara Colorose   ~

     Teachers affect eternity; no one can tell where their influence stops.
Guru atau pendidik memiliki pengaruh yang luar biasa, tidak ada batasnya. Tidak ada yang bisa mengatakan di mana pengaruh seorang yang mendidik dengan baik (atau tidak baik) ini berhenti.
(Semua yang dilakukan manusia bisa jadi merupakan hasil dari pengaruh atau didikan orang yang mendidiknya dulu, sedikit atau banyak.)
~  H enry Brooks Adams  ~

     Teaching is not a lost art, but the regard for it is a lost tradition.
Mendidik bukanlah sebuah seni atau ketrampilan yang semakin menghilang, masih banyak orang yang mampu melakukannya sampai sekarang. Cuma masalahnya, semakin banyak orang yang kehilangan penghargaan akan peran sangat penting yang satu ini.
~  J acques Barzun  ~

     The man (or woman) who can make hard things easy is the educator.
Orang yang bisa membuat semua hal yang sulit menjadi mudah dipahami, yang rumit menjadi mudah dimengerti, atau atau yang sukar menjadi mudah dilakukan, itulah pendidik yang sejati.
~  R alph Waldo Emerson  ~

     Students don't care how much you know until they know how much you care.
Siswa tidak peduli betapa pintarnya seorang guru, yang mereka pedulikan adalah apakah guru tersebut juga peduli terhadap dirinya.
~  A nonymous  ~

     Children are like wet cement, whatever falls on them makes an impression.
Anak-anak itu mirip adonan semen basah. Apapun yang jatuh ke atasnya, meninggalkan bekas, yang kalau tidak segera dihaluskan kembali, bekas tersebut akan mengeras selamanya.
~  H aim Ginott  ~

     The test of a good teacher is not how many questions he can ask his pupils that they will answer readily, but how many questions he inspires them to ask him which he finds it hard to answer.
Indikasi bahwa seseorang bisa disebut guru (pendidik) yang hebat bukanlah pada kemampuannya mengajarkan murid untuk pintar menjawab semua jenis pertanyaan, tetapi pada kemampuannya menginspirasi murid agar mengajukan pertanyaan yang dia sendirinya kesulitan untuk menjawabnya.
(Dengan kata lain, bila guru mengajar agar murid bisa sama pintarnya dengan dia, itu biasa saja. Guru yang bagus adalah yang bisa mendidik muridnya agar jauh lebih pintar dan lebih kritis daripada dirinya sendiri.)
~  A lice Wellington Rollins (1910-1997)  ~

     Teaching kids to count is fine, but teaching them what counts is best.
Mengajarkan murid agar bisa berhitung itu bagus, tetapi yang terbaik dan paling penting adalah mengajarkan mereka tentang hal-hal yang tidak bisa dihitung nilainya (sesuatu yang sangat berharga dalam hidup ini, seperti prinsip dan kode etik hidup, kebaikan, nilai moral, pengabdian, dsb.).
~  B ob Talbert  ~

     The mediocre teacher tells. The good teacher explains. The superior teacher demonstrates. The great teacher inspires.
Guru yang biasa-biasa saja memberi tahu. Guru yang baik menjelaskan. Guru yang bagus menunjukkan bagaimana caranya. Tetapi guru yang luar biasa menginspirasi murid-muridnya.
~  W illiam A. Ward  ~

     Education is not the filling of a pail, but the lighting of a fire.
Pendidikan bukanlah seperti mengisi ember yang kosong. Kepala murid-murid kita bukanlah seperti ember kosong yang boleh seenaknya kita isi apa saja.
Pendidikan adalah seperti menyalakan api yang telah atau hampir padam.
(Dengan kata lain, ketika kita mendidik seorang anak, kita harus menyadari bahwa si anak sudah membawa "bekal" mereka masing-masing di dalam pikiran mereka. Mereka sudah memiliki pandangan dan latar belakang pengetahuan dari pengalaman hidup mereka sebelumnya, dan ini harus dihargai guru. Tidak boleh sembarangan mengisi kepala si anak.
Pendidikan yang benar adalah yang bisa memanfaatkan "bekal" si anak ini dengan baik sehingga semakin berkembang maksimal, seperti api yang dinyalakan kembali.)
~  W illiam Butler Yeats  ~

     If we teach today's students as we taught yesterday's, we rob them of tomorrow
Jika cara mengajar dan apa yang kita ajarkan kepada murid-murid kita hari ini sama saja dengan yang kemarin, maka kita merampas masa depan anak didik kita tersebut.
Artinya, ilmu pengetahuan dan kemampuan hidup berkembang terus. Jika fakta ini tidak kita pahami dan lalu ajarkan pada murid kita, maka kita tidak mempersiapkan mereka dengan baik untuk menghadapi tantangan masa depan yang jelas berbeda dari masa sekarang.
~  J ohn Dewey  ~

     Teaching is the one profession that creates all other professions.
Menjadi pendidik, (atau guru, baik formal atau non-formal) adalah satu-satunya profesi yang menciptakan segala macam jenis profesi lainnya.
~  U nknown  ~

     It is the supreme art of the teacher to awaken joy in creative expression and knowledge.
Adalah suatu kemampuan luar biasa dalam diri guru bila ia mampu menggugah rasa cinta anak didiknya akan daya cipta kreatif dan ilmu pengetahuan.
~  A lbert Einstein  ~

     A child cannot be taught by anyone who despises him, and a child cannot afford to be fooled.
Seorang anak tidak bisa dididik oleh orang yang membencinya dan dia juga tidak bisa dibohongi.
Dengan kata lain, seseorang yang tidak dengan tulus peduli pada si anak tidak akan mungkin bisa mendidiknya meskipun di luarnya dia pura-pura peduli. Ketulusan mendidik dengan baik datang dari hati.
~  J ames Baldwin  ~

     Education is not to reform students or amuse them or to make them expert technicians. It is to unsettle their minds, widen their horizons, inflame their intellects, teach them to think straight, if possible.
Pendidikan bukanlah untuk mengubah siswa, atau menghibur mereka dengan pelajaran yang menyenangkan. Juga bukan untuk menciptakan teknisi-teknisi yang ahli di bidangnya.
Pendidikan adalah untuk menantang siswa agar selalu berpikir kritis dan ingin tahu. Pendidikan adalah juga untuk membuka wawasan, menumbuhkan rasa cinta belajar, serta mengajar anak didik untuk berpikir dengan benar, sebisa mungkin.
~  R obert M. Hutchins   ~

     If a child can't learn the way we teach, maybe we should teach the way they learn.
Bila seorang anak tidak bisa belajar dari cara kita mengajarkan sesuatu kepadanya, mungkin kitalah yang harus mengubah cara mengajar kita agar sesuai dengan cara belajar mereka.
~  I gnacio 'Nacho' Estrada  ~

     We are what we repeatedly do. Excellence then, is not an act, but a habit.
Yang membentuk kepribadian kita adalah apa yang kita lakukan berulang kali. Karena itu, kesempurnaan tidaklah dicapai dengan sebuah tindakan sekali saja, tetapi oleh serangkaian kebiasaan baik yang kita lakukan berulang kali.
~  A ristotle  ~

     As a general rule, teachers teach more by what they are than by what they say.
Biasanya, guru/para pendidik lainnya, mendidik lebih banyak dengan contoh nyata yang mereka lakukan sendiri dari pada apa yang cuma mereka ceramahkan.
Ini adalah fakta bahwa murid meneladani tindakan nyata bukan kata-kata.
~  U nknown  ~

     Never do anything for a student that he is capable of doing for himself. If you do, you'll make him an educational cripple ... a pedagogical paraplegic.
Jangan pernah lakukan untuk siswa/anak didik Anda apapun yang mereka mampu melakukannya sendiri. Karena kalau ini Anda lakukan, Anda akan menjadikan mereka orang-orang yang "lumpuh" dalam pendidikan.
~  H oward Hendricks  ~

Demikian koleksi kata mutiara inspirasional yang dipersembahkan khusus untuk para pendidik di luar sana, para guru dan semua orang tua, untuk Anda semua.
Ingatlah, dengan mendidik Anda menciptakan perbedaan dalam kehidupan seseorang. Sungguh mulia bila perbedaan yang tercipta berbentuk kesuksesan total dalam hidup mereka.
Teruslah berjuang demi dunia yang lebih baik, demi generasi penerus yang lebih sukses.

Jumat, 09 November 2012

Bermimpilah dan Kejarlah

Bermimpilah dan Kejarlah

kejar impianDulu, ibuku pernah berkata seperti ini : “Tsaura, kuliah itu biayanya mahal sekali tapi semahal apapun umi akan berusaha keras supaya Tsaura bisa kuliah, umi mau semua anak-anak umi kuliah dan jadi orang sukses” kalimat itu terngiang ngiang di kepalaku dan mengingat bahwa saat itu keluargaku masih dalam tahap perjuangan menuju keluarga mapan, maka aku yang masih kecil itu pun mengambil sebuah kaleng bekas susu di dapur, lalu membuat lubang kecil di atasnya untuk memasukkan uang. yap, aku membuat sebuah celengan. hari demi hari kulewati, ku ingat hari-hari itu kusisihkan uang jajanku dan ku simpan dalam kaleng susuku. mulai dari recehan hingga uang kertas. setiap hari yang ada dikepalaku adalah bahwa aku ingin kuliah di tempat yang serba biru karena aku suka sekali dengan warna biru.
Setiap kali jumlah uang sudah mencapai pertengahan kaleng susu, aku selalu menghitungnya, sudah sampai mana aku menabung. Tapi, setiap kali uang yang kupunya sudah cukup banyak, ibuku selalu meminta uang tabunganku untuk membeli sayur dan bahan makanan lainnya di rumah. sungguh, waktu itu aku cukup kesal dengan ibuku, bagaimana aku bisa kuliah kalau uangnya di ambil umi terus? pikirku saat itu. Tapi setiap kali ibuku meminta uang, aku selalu memberikannya, aku tak bisa menolak. Karena aku pun tahu bahwa ketika ibuku meminta uang tabunganku, tandanya ibuku btidak punya uang sama sekali.
hanya itu yang aku pikirkan dan aku lakukan waktu kecil hingga waktu terus bergulir dan kini aku sedang
mengikuti alur yang harus dijalani oleh setiap mahasiswa baru “ospek”, saat ospek aku mendapat almamater warna biru, tas berwarna biru dan untuk atribut ospek pun aku memakai pita warna biru, semua karena lambang dari fakultasku berwarna biru. yap. mimpi kecilku terwujud. Kini orangtuaku sudah cukup mapan, Aku mampu berkuliah di sebuah perguruan tinggi negeri yang cukup ternama dan semuanya serba biru. Allah telah mewujudkan mimpiku. Alhamdulillah, sungguh aku berterima kasih padaMu ya Allah. dan aku tersadar, bahwa tabunganku yang sebenarnya bukanlah tabungan yang ada di kaleng susuku, tapi tabungan yang ada di sisi Allah ketika aku ikhlas memberikan seluruh tabunganku pada ibuku. disitulah kuncinya. luar biasa ya, Allah memang tidak pernah lupur dari hamba-hambaNya.
Teman, itulah salah mimpi kecilku, kini aku sedang membuat mimpi-mimpi baru dan sedang berusaha untuk mewujudkannya, ingatlah bahwa Allah tidak pernah luput dari hamba-hambaNya. Oleh karena itu, mari kita buat hidup kita berarti untuk diri sendiri, orang tua, dan orang lain melalui mimpi-mimpi dan kerja-kerja besar yang kita lakukan. yakinlah bahwa Allah akan selalu memberikan jalan, tidak ada di dunia ini yang namanya jalan buntu, jalan buntu hanya untuk orang-orang yang putus asa, sedang untukmu yang sedang berjuang, percayalah bahwa Allah akan selalu memberikan jalan. Dan terkadang butuh kepekaan dari diri kita untuk melihat jalan-jalan itu, jalan-jalan itu adalah peluang. Kalau kata Raditya Dika peluang itu seperti pintu, ada dimana-mana, tinggal apakah kita mau rajin mengetuk atau tidak, karena kita tidak tahu di pintu mana kita akan diterima.
semangat dan teruslah berjuang, hidup ini hanya sekali kawan, jangan disia-siakan :)

universitas kehidupan

Teman teman,
Ada yang mau kuliah atau mendaftar di Universitas kehidupan?
Baca dibawah ini :
Mission
Selamat datang di universitas kehidupan….
universitas kehidupanDimana Tuhan sebagai Rektornya dan ciptaan-Nya menjadi dosennya. Silabus perkuliahan berikut diktatnya dapat dibaca dalam Kitab Suci yang kita yakini. Bahkan teori-teori yang dahsyat dan rumus-rumus canggih dalam hidup ada dalam Kitab Suci itu.
Materi perkuliahaannya sangat banyak.Mulai dari tujuan hidup, menjalani hidup, hingga kematian. Ada juga kelas cinta, kelas kesabaran, kelas perjuangan, dll. Dimana semua mahasiswa pasti mempelajarinya. Lokasinya bisa dimana saja dan kapan saja bisa mengakses mata kuliah dan mempelajarinya.
Terkadang, Sang Dosen memberikan ujian dadakan. Tapi bukan berarti tanpa pemberitahuan sebelumnya. Tingkat kesulitan ujian untuk setiap mahasiswa tidaklah sama. Tapi kesulitannya tidak pernah melebihi kesanggupan sang mahasiswa.
Ada yang lulus dengan nilai yang baik. Ada pula yang lulus dengan nilai pas-pasan. Tapi ada juga yang tidak lulus, bahkan memilih mengundurkan diri dari universitas ini. Setiap orang berkesempatan belajar di universitas ini. Hanya waktu belajar yang dimiliki tergantung pada umur masing-masing mahasiswa. Alumni universitas ini bergelar ‘almarhum’ atau ‘almarhumah’. Tapi tidak semua alumni lulus dengan nilai baik. Transkrip nilai akan diberikan setelah para alumni ‘diwisuda’. Nilai-nilai itu menentukan kemana para alumni akan berada di UNIVERSITAS ABADI.
SELAMAT MENJALANI PERKULIAHAN DI UNIVERSITAS KEHIDUPAN!!!
Ada banyak hal dalam hidup ini tidak di dapatkan di bangku sekolah maupun di bangku kuliah. Di sini kita akan belajar bersama-sama tentang banyak hal yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Pengalaman hidup tidak dapat ditukar dengan uang. Setiap pribadi memiliki keunikan tersendiri dan cerita hidup yang berbeda. Jadilah inspirasi bagi orang lain dengan pengalamn hidup yang kita miliki.
Universitas kehidupan ada untuk menemukan dan menyampaikan kebenaran tentang hidup. Hidup itu seperti musik, yang harus di komposisi oleh telinga, perasaan dan instink, bukan oleh peraturan yang tidak jelas ujung pangkalnya. Yang terpenting dalam Olimpiade bukanlah kemenangan,tetapi keikutsertaan …Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan
namun bagaimana bertanding dengan baik.
Di UNIVERSITAS KEHIDUPAN kita akan belajar bahwa kebesaran seseorang tidak terlihat ketika ia berdiri dan memberi perintah, tetapi ketika ia berdiri sama tinggi dengan orang lain dan membantu orang lain untuk mengeluarkan yang terbaik dari diri mereka guna mencapai sukses.
Jadilah bagian dari UNIVERSITAS KEHIDUPAN karena akan membuat hidup anda menjadi inspirasi bagi orang lain. ^^
Pidato salah seorang mahasiswa UNIVERSITAS KEHIDUPAN FAKULTAS PERSOALAN JURUSAN PENDERITAAN
“Universitas kehidupan adalah tempat kuliahku
Manajemen kesulitan adalah jurusanku
Penderitaan adalah salah satu mata pelajaran kesukaanku
Tetesan keringat dan air mata adalah teman terbaik di ruang kelasku
Kemiskinan selalu menjadi topik hangat di kampusku
Kemandirian merupakan tugas yang paling utama di berikan padaku
Meringankan beban orang lain juga termasuk dalam tanggung jawabku
Kerja keras,cerdas serta memiliki kasih adalah suatu kewajiban yang harus di jalankan olehku
kampung persoalan hidup menjadi tempat KKN ku
keberanian untuk berbuat adalah sistem pengajaranku
keterbatasan bukan suatu hambatan yang berarti bagiku
begitupun kegagalan bukanlah aral melintang yang menghalangi cita-citaku
Bahagia dunia dan akhirat merupakan judul skripsiku
Doa dan perjuangan adalah dosen pembimbingku
Orang-orang sukses menjadi perpustakan lengkap bagiku
tak ketinggalan keluarga dan teman-teman selalu menyemangati untuk segera meraih gelar kesarjanaanku
Aku bersujud syukur padamu Ya Tuhan….
karena Engkau telah mengizinkan aku memasuki universitas terbaikmu dan sebuah harapan semoga aku bisa lulus dari universitas terbaik-Mu ini.”
Salam dari Universitas Kehidupan .

perjalanku

Terbang dengan merentang kedua sayap membujur diantara hembusan angin yang menerpa,sesekali mengepak sayap memacu bersama tiupan angin, melayang-layang di bentangan alam. Bulu-bulunya begitu halus,sehalus kain sutra, seindah bintang di langit yang memancarkan kemilauan cahaya. Kepakan sayapnya membelah rintangan yang menghadangnya, mengarungi lautan kebebasan, melesat laksana anak panah yang terlepas dari busur, melintasi jazirah alam. Sayap kanan di sanggga oleh tulang-tulang dilapisi kulit yang indah sehingga di gelari Keagungan, sedangkan sayap kiri ikut menopang untuk menjaga keseimbangan dan diberi nama Kebenaran
Membongkar sendi-sendi yang telah diletakan
Perjalanan telah menghantar
Ke depan pintu pengertian
Putaran bumi yang diikuti
Menuntun ke tempat bersarangnya pengetahuan
Yang telah dibalut
dengan lapisan tipis
Yang terukir pada dinding
Dan terpahatkan pada tembok
Dan menjadi mahkota di kepala
Tempat terang terbenam
Belum cukup menjadi persinggahan
Tetesan embun pagi belum cukup mengenyangkan
Liang yang di gali menjadi tempat menimbun
Saat petang datang menghampiri di penghabisan usia, dan mengunjungi di ujung tarikan nafas
Akan kamu berlari menyelamatkan
Akan kamu menyembunyikan
Menyisiri pesisir pantai melepaskan kegirangan dengan bermain bersama ombak yang bergulung-gulung bagaikan gerombolan anak rusa yang turun dari pegunungan, deburan ombak terasa akrab bagaikan saudaranya.
Masuklah ke dalam lautan dunia ini agar dapat melihat dasarnya
Hingga cukup ringan muncul ke atas
Pandanglah alam ini…
Jangan membawa masuk melainkan keluar
Lepaskan ikatan
Agar menjadi bagiannya
Tak terasa telah terbang ,melakukan maneuver dengan kelincahan sayap-sayapnya ,langit turut gembira menyasikkan kemahiran, nafas bumi dam sepoi angin turut membantu gerakannya,putaran bumi telah melewati separoh hari, saat itu cakrawala memperlihatkan wajahnya dengan rona kejinggahan di ufuk barat, mengisyaratkan segera pulang menuju tempat yang menjadi perlindungan di waktu malam
Perjalanan pulang ke batas perpisahan di iringi senyum kemerahan di kaki perbatasan
Berjubah kelabu,menyertai kepergian dan terbaring dalam pangkuan kaki bumi
Pasukan malam menyambut penuh girang menghias malam di setiap lipatan langit
Dari punggung gunung lolongan anak serigala membelah kesunyian
sampai menyusup belahan dinding pegunangan hingga lenyap di dasar lembah
Memberikan kabut sebagai selimut malam mendampingi saat terbuai dalam tidur
Datang berselubung kelam
Membungkus lapisan langit dalam halimun
Tak akam beranjak
Sebelum embun diatas daun meninggalkan jejak diatas permukaan bumi
Dari situ, berdiri diantara gunung-gunung dengan wajah yang berseri-seri, dari raut mukanya memancarkan garis sinar kemerahan menyapu ke gugusan pegunungan, sementara itu berkas cahaya naik ke atas mengikuti sumbu bumi, bergerak terus ke atas menuju telaga ,percikan air dari telaga memecah keheningan hingga ke dinding tebing,walaupun kabut di sekeliling telaga belum beranjak dari permukaan ,hembusan angin dari cela gunung memisahkan kabut dari telaga, saat itu cahaya menembus celah tebing meluluhkan kebekuan kabut agar segera menghilang.
Benih yang jatuh di pinggir jalan tak akan sia-sia
Disitu ada kekuatan yang tumbuh
Bersatu pada bagian dalam dengan bagian luar
Disitu tidak ada lagi yang lain
Karena bagian dalam dan bagian yang luar menyatu
Semua itu dalam keadaan nyata dan sadar
Itulah keindahan yang paling indah
Bergerak mengikuti dorongan kekuatan cahaya
Berjalan mengikuti keinginan akan cintatidak dapat di jaring oleh pikiran ataupun di jerat oleh ungkapan, akan tetapi dapat menggerakan, memainkan melodi indah , gerakan ini menimbulkan gelombang yang akan megeluarkan hasrat untuk melihat keindahan, dan menghasilkan percikan api yang menghidupkan semangat dan menerima kenyataan ini dalam kesederhanaan.Kenallah dalam kesederhanaanya, sebab dengan demikian akan mengajari untuk memeluk keindahan yang tidak memiliki batas, masuk dengan jiwa suci dan tinggal disitu hingga dorongan perasaan akan menangkap makna kebenaran yang di rasakan dan membawa pergi dalam kekuatan yang akan tumbuh terus dan tak akan pernah mati,karna memiliki kekuatan yang tak terbatas,tak termakan oleh waktu,wajahnya akan berubah-ubah,akan tetapi meliki jalan sendiri untuk menyatatakan dan memberi warna yang lahir dari ketulusan jiwa, , apa yang ada di sana adalah apa yang ada di sini, tidak pergi kesana untuk di bawa kemari melainkan , beranjak dari sini,saat ini juga,apa yang ada didalam jauh lebih besar dari apa yang pernah dibayangkan karna tidak dapat ditulis,ataupun diukir dalam kata-kata, apa yang di dalam membuka gerbang pengetahuan untuk melihat semuanya dan tidak meninggalkan seorang diri di dalam dunia ini,akan tetapi menemani dalam segala wujud,demikian wujud yang di dalam akan bergerak mengikuti cahaya,dunia tidak dapat mengenalnya karna tidak berasal dari dunia ini melainkan dari dalam, dunia tidak dapat melihatnya karna kabut menutupi penghihatan,dunia tidak dapat menerima wujudnya karena dunia ada seperti lembaran kain yang terbentang ..
Sudah ada sebelum dunia ini diciptakan
Memanggil sejak dalam kandungan
Memberi wujud dalam kehidupan
tidak memberi dan tidak juga mengambil
tidak memiliki satu warna namun mewakili semua warna dan pengejewantahan di dalam kehidupan
Agar memiliki makna, memiliki arti
Tidak memiliki motif
Satu-satunya keinginan adalah menjadi dirinya apa-adanya
Sebab tempatnya kekal
rumahnya abadi

puisi eky



JAYALAH GENERASI MUDA INDONESIA

KABUT KELAM DI PUNCAK PERBUKITAN,
SELUSIN NYANYIAN HIDUP MEMBISU RETAK,
TIADA YANG TAHU TIADA YANG MENAHU,
MALAMPUN MEMBISU,
TEGUK DUKA LARA YANG MEMABUKKAN,
SEMUA MATA TAK BERBINAR SUKA CITA,
LILIN KECILPUN TAK PAHAM,
CAHANYA SEOLAH REDUP,
 TAK TAHU DUKA KESEKIAN MENYERGAP…

DALAM GENGGAMAN KEKERINGAN PANJANG,
 SEGALANYA TERLIHAT  MURAM MENYEDIHKAN,
 DI ANTARA BEBATUAN TAJAM MASA SILAM,
 DALAM RUANG MIMPI MENGERIKAN ,
DI TENGAH MUARA SUNGAI- SUNGAI KERING,
                KETIKA LEMBAH YANG DAHULU ELOK KINI TANDUS,
KETIKA AIR MATA MENITIK BASAHI DINDING-DINDING BUKIT,
                DERETAN PERISTIWA MENGGELISAHKAN,
                SEBUAH LUKISAN MENYENTAK NILAI-NILAI KEMANUSIAAN…
KONFLIK TERUS MENGGEROGOTI TUBUHMU,
AMBON, POSO, SAMBAS… KINI MASIH MENYISAKAN KEPEDIHAN,
LUKA ITU…BELUM PULIH…
                SEMENTARA GENERASI MUDA TULANG PUNGGUNGMU
LARUT DALAM BUDAYA HEDONISME……..,
TAK MENYISAKAN TEMPAT TUK MERENUNGI MAKNA KEMERDEKAANMU…
TUNAS-TUNAS LUGU BANGSAMU,
 KINI DALAM TERKAMAN ZAMAN,
MENGGILASNYA HINGGA REMUK, RETAK, DALAM KEBINGUNGAN…
MEREKA BERTANYA APA ARTI KEMERDEKAAN BAGINYA?

MEREKA TAK PERNAH MERASAKAN KEMERDEKAAN YANG HAKIKI.
SEPERTI YANG MEREKA  DENGAR KALA GURU KEWARGANEGARAAN
MEMBAHASNYA DALAM KITAB HAK DAN KEWAJIBAN WARGANEGARA .
KETIKA  GELORA KEMERDEKAAN…MERANUNG DIPELOSOK NEGERI
MEREKA KEMBALI BERTANYA APA ARTI BAGIKU…?
28 OKTOBER TIDAK PUNYA NILAI SAKRAL,
17 AGSTUS HANYA UPACARA SEREMONIAL BELAKA,
MERAH PUTIH HANYALAH KAIN PERCAH BAGI MEREKA,
PATRIOTISME DAN NASIONALISME 
SEAKAN,TAK ADA LAGI DALAM JIWA RAGA MEREKA…
KEMANA NILAI NASIONALISME…?
SIAPA YANG SALAH…
MUNGKINKAH SISTEM PENDIDKAN HARUS DIROBAH
AGAR MEREKA MAMPU BANGKIT
SEPERTI GENERASI MUDA DI ERA PERGERAKAN KEBANGSAAN
ATAU DIBIARKAN TERUS TERPURUK
DALAM DEKAPAN MIMPI-MIMPI YANG MEMABUKKAN…?
MUNGKINKAH DI  USIAMU  KE- 66 TAHUN
GENERASI MUDAMU MENGOBARKAN KEMBALI,
 SEMANGAT KEBHINEKAANMU YANG TUNGGAL IKA,
NASIONALISME DAN PATRIOTISME DI HATI MEREKA?
ATAUKAH  KEMBALI TERLUPAKAN….
KALA LAGU-LAGU PERJUANGAN TAK LAGI TERDENGAR
MEMBAHANA DI SEANTERO NEGERI?

WAHAI  GENERASI MUDA INDONESIA
APAKAH YANG DAPAT KAU BERIKAN KEPADA BANGSA INI?
KEMANA IDEALISMEMU……
KEMANA SEMANGATMU….
APAKAH  TELAH DILULUHLANTAHKAN OLEH TSUNAMI GLOBALISASI.
WAHAI GENERASI MUDA
BANGKITLAH DOBRAK KEBODOHANMU DAN  KEMALASANMU,
TUNJUKKAN JATI DIRIMU KEPADA BANGSA INI…
SINSINGKAN LENGAN BAJUMU
RAIH TONGKAT ESTAPET PEMBANGUNAN…
JANGAN SIA-SIAKAN PENGORBANAN
PARAPAHLAWAN BANGSA INI……
MEREKA  RELA GUGUR DIMEDAN LAGA ,
DEMI KEMERDEKAAN BANGSANYA,
DEMI ANAK CUCUNYA…
DIPUNDAKMU……INDONESIA BERADA.

                KOBARKAN SEMANGAT JUANG PEMUDA
KOBARKAN SEMANGAT…SUMPAH PEMUDA


















MENJADI PEMBERONTAK DI NEGERI DONGENG
 Karya : Afiq Rafif Rabani Sukri

Aku ingin menjadi pemberontak,
Pemberontakan kecil-kecilan
Karena tangan ku tak cukup kuat
Untuk menghantam  ketidakadilan
Aku ingin membakar api revolusi,
revolusi kata-kata dan tulisan-tulisan
Sebab suara ku tak cukup nyaring
untuk meneriaki kesewenang – wenangan

Angin kencang
Yang dulu menghembuskan badai perubahan
Kini raib membentur dinding kekuasaan....
Gelombang dahsyat
Yang dulu mengirimkan air bah perlawanan
Kini lenyap diserap tanah kerakusan
Sudah makmur kah negeriku ? kuharap
Sudah sejahterakah rakyatnya ? semoga

Tapi saat kusaksikan,
masih ada pemulung
Yang mengorek-ngorek sampah
Demi mengais nafkah kehidupan
sementara kaum terhormat
membuang-buang uangnya
ditempat-tempat pelesiran
masih ada seorang ibu
yang karena mencuri buah kapuk
demi menjamin kehidupan anak-anaknya
harus dipenjarakan,
masih banyak TKI yang dihukum mati
karena melawan majikan yang ingin mendzoliminya

sementara ratu pencuri
membangun istananya
dibalik benteng-benteng penjara
tiap malam bisa bebas keluyuran
dan Raja raja pencuri
bebas berwisata ke luar negeri
dan bahkan mengindahkan panggilan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

oh inilah ironi negeriku,
sebuah negeri dongeng
akan kehebatan masa lalu
oh aku muak, aku ingin muntah,
memuntahkan lahar amarah
oh aku ingin berteriak,
menumpahkan caci maki dan sumpah serapah
oh kepada siapa lagi aku mesti berkeluh kesah
sedangkan kodok, kecoak, kadal, semut
dan jangkrik pun enggan bersuara….



64 Tahun Indonesiaku
Kepakan Garudaku yang kian lunglai

Oleh  Ayahanda Afiq Rafif Rabani

Langit mengombak mengguncang dada
Senja gugur mega, gemetar usia tiba-tiba
Kudengar keluhmu tersekat di rongga dada
Tak ada kalimat yang terbias

            Lantunan asma Allah terdengar melodis
            Dibalik bukit Ulaweng….
            Sejenak garudaku terkesiak memandang cakrawala
            Kian hari negeriku terdampar dalam kelam keputusasaan

Di negara ini pernah terbangun
Idealisme, toleransi, bahkan kekeluargaan
Yang jadi identitasmu
Kini kau raib ditelan durja
Egoisme telah merangsek kesumsum jiwa
Individualisme kini melingkupinya
Jiwa nasionalisme redup seiring usia republuk ini
Yang mulai pikun dan rentah

Suarasuara idealisme kini telah parau
Reformasi berjalan direl kebablasan
Fanatisme Agama, telah menghancurkan
Ajaran Islam yang penuh kedamaian….
Dipelosok tanah air ancaman terror Bom terus berhembus
Dimana kedamaian di negeri ini…

Politik rasialisme berhembus tajam
Badainya meluluhlantahkan Bhineka tunggal Ika
Apakah cengkeramanmu sudah mulai lunglai
Apakah garuda masih ada di dada mereka….???

           
Indonesiaku
Gugusan nusamu sudah mulai menyusut
Negaranegara tetanggamu menjamahnya
Siapa yang salah kalau pulaupulau terluarmu
Akhirnya dklaim oleh mereka,
Bukankah mereka lebih mengedepankan pendekatan kesejahteraan ?
hingga di daerah tapal batas penduduk pribumi
lebih mengintegrasikan diri pada Negara tetangga

Garudaku kepakan sayapmu
Kini telah lamban
Usia senjamu digerogoti penyakit akut
Falsafahmu yang ada ditubuhmu kini tak lagi
Terunut dari sila pertama sampai sila kelima
Kadang di Negara ini mereka putarbalikkan
Demi sebuah obsesi kekuasaan….
akhirnya garudaku hanyalah jadi simbolistik
sekedar pajangan dinding kantorkantor pemerintah


Indonesiaku…
langkahmu kini lunglai
senyum asing tertahantahan
jauh merekareka, merabaraba bahagia
ketika tanganmu menjamah, dingin kaku
Garudakupun terdiam dalam pandangan beku
dan bertanya apakah aku masih menjadi
pandangan hidup dari bangsa Ini ?

            kini malam menggayut dititik puncak,
            berbagi susut dalam kelam,
            memencilkan ruang, mengungkap langkah datang
            yang redup dalam gema tersendat hiba
sayupsayup dalam doa, bisikmu terdengar ada
Ya Tuhan semoga burung garuda tetap BERTAHAN
BHINEKA TUNGGAL IKA TETAP MENYATU
DI BUMI NUSANTARA
INDONESIA
                                                                                    Pasempe, senin 11 mei 2009
                                                                                    Pukul 01.45 wita